#60 Realistis vs Impian

#1 Hidup itu Apa sih?


 Hidup itu apa sih?



        Kadang, orang selalu bertanya-tanya. Mereka bertanya karena mengetahui bahwa dirinya sedang lelah. Menelaah apa yang ia lakukan sebelumnya. Ada faedahnya atau tidak. Jika semua terasa tidak ada faedahnya lalu ia mengeluh. “Ah, ternyata buang-buang waktu saja aku begini”. Kadang mereka merasa begitu kesal dengan dirinya sendiri. “Mengapa aku bodoh sekali? Begini saja tidak bisa”. Kadang mereka bingung. “Aku padahal sudah berjuang, mengapa aku tak jua mendapatkan apa yang aku mau?”. Mereka berpikir secara luas sampai ke garis batas. Namun tak juga bertemu. Kadang, orang tak mengetahui apa yang ia harapkan. Kadang mereka bimbang, hidup dalam keteraturan namun tak punya kebahagiaan.

        Semakin hari mereka semakin lelah. Menjalani semuanya kini tiada arti. Tak banyak yang tak putus asa. Ada juga yang berpikir lama namun tak dapat bertindak. Lalu, saat menjalani hari, otak mereka terasa kelu, hari yang ia jalani sudah tak dapat berpikir jernih lagi. Semua kapasitas otak hanya digunakan untuk memikirkan bagaimana mencari kebahagiaan. Yaps, tak banyak orang tahu bahwa dirinya sedang bermasalah. Masalah dengan hidupnya. Mencari jati diri. Melaju menggenggam perubahan. Namun hal itu tak jua membawa hasil.

        Namun, di sisi lain, banyak orang yang menunggunya untuk berubah. Banyak orang yang sayang kepadanya. Meskipun ia tahu, namun ia tidak peduli. Anggappannya terlalu dangkal. Ia juga tak peduli akan orang-orang di sekitarnya. Bagaimana mereka, sedih atau senang. Masa bodoh buatnya. Dia hanya berpikir bagaimana ia bisa bahagia. Susah memang, mengahadapi orang seperti itu. Seakan masalahnya menjadi alasan. Padahal seharusnya ia bisa menghargai orang lain. Tidak egois akan dirinya sendiri.

        Bahagia itu sebenarnya sangat mudah didapatkan. Lihatlah orang disekelilingmu. Betapa mereka menyayangimu. Betapa mereka juga butuh perhatianmu. Banyak orang yang sayang sama kita, seharusnya kita bisa bersyukur, ada saja orang yang menyayangi kita saat kita dalam keadaan begini-begini saja. Ada saja orang yang memberi semangat padahal kita mudah putus asa. Itu adalah suatu kebahagiaan sahabatku. Kebahagiaan bahwa kita sebenarnya diperlukan, kita disayangi dan kebahagiaan karena ada orang yang memberikan dorongan untuk kita.

        Dalam pertanyaan, “Hidup itu Apa sih?”. Coba telaah, cari tahu. Bahwa hidup kita seharusnya berguna. Berguna bagi diri kita, berguna bagi orang lain dalam kebaikan. Jangan mencoba-coba untuk menyalahkan sang pencipta. Karena Dirinya-Lah yang percaya kita. Dirinya menciptakan kita, karena Dia tahu kita dapat melewati semua ini. Ujian, cobaan, dan tantangan yang Ia kasih pasti sudah dianggap-Nya bahwa kita bisa melewatinya. Ikhlas dan sabar.

        Manusia hanya dituntut untuk beribadah dalam hidupnya. Itulah seharusnya balasan kita yang harus kita kasih kepada sang Pencipta kita, Allah swt. selalu lah dalam keadaan bersyukur apapun masalahmu. Hadapilah dengan husnudzon (dalam prasangka yang baik). Ajarkan diri untuk tetap ikhlas dan sabar seberapa cacian orang tentang kelemahan dan keburukanmu. Jangan jadikan itu bom bunuh diri untuk putus asa. Jadikan ocehan orang untuk semangat bahwa kamu bukan seperti apa yang mereka bicarakan.

        Yakinlah bahwa dirimu bisa. Manusia adalah makhluk yang sempurna diantara makhluk yang lain. Jadikan itu pedoman untuk selalu berusaha. Berusaha dalam kesungguh-sungguhan bahwa kita mampu, kita bisa. Jangan lupa untuk selalu berdoa, meminta kepada Allah swt. jalan yang baik dan benar. Selamat untuk berproses dalam kedewasaan. Berpikir kritis dan berjuang untuk menuju keberhasilan yang diridho-i Allah swt. Salam sukses! Kampfen!


Comments

  1. Semoga hidup kita semua dalam lindungan Allah swt

    ReplyDelete
  2. Harus jd manusia yg bermanfaat, supaya hidup kita jd lebih berarti

    ReplyDelete
  3. Waaah bagus sekali, sangat menginspirasi

    ReplyDelete
  4. Thanks artikelnya sangat menginspirasi untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi yang lainnya

    ReplyDelete
  5. Artikelnya bagus bang... Cuman untuk pengaturan templatenya.. Mungkin lebih cocok yong ramah mobile

    ReplyDelete
  6. hidup ini memusingkan apalagi kalo banyak tunggakan.

    ReplyDelete
  7. Setuju dengan tulisan ini. Bener kakak

    ReplyDelete

Post a Comment