#60 Realistis vs Impian

#15 Sumpah Serapah


 Sumpah Serapah


                 Seribu jurus untuk mengembalikan mood seseorang yang sedang emosi disebut apa. Tiada gunanya mengakui kesalahan dan meminta maaf katanya. Dunia yang sempit kini bakal diubah menjadi neraka, tempat yang penuh ranjau, dimana penghuninya berperilaku macam hewan, seenaknya saja tanpa memperdulikan hati orang lain.
                Seribu kata maaf yang mungkin sudah berada diujung setengah jalan hendak berlarian membawa debu karena satu macam spesies yang mengatasnamakan ego. Marah bagi sebagian orang mungkin tak luput dari adanya dendam. Seribu satu emosi yang diungkapkan selalu tak cukup jika belum melihat musuhnya terkapar.
                Kejadian demi kejadian yang menimbulkan perilaku yang tidak baik membawa emosi para sekitarnya yang juga menjadi ikut-ikutan bertindak yang sama. Menindas. Satu kata yang selalu terjadi diantara ribuan manusia yang sok-sok an punya derajat dan sebagian lainnya hanya kupu kupu jalang yang hanya melintas terbang di sekitar.
                Meskipun begitu di sini tiada yang mau disalahkan, baik yang benar-benar baik dan juga ada yang munafik. Tak peduli seberapa berguna dan rahmat yang telah diberikan, dia seenaknya saja meninggalkan tujuan hidup yang semestinya. Bukan persoalan nyata jikalau tidak lalai mengabaikan kewajiban yang seharusnya.
                Banyak diantaranya tak bisa mengontrol emosi karena sudah berada di ujung tanduk. Kesalahan sekecil apapun yang membuat kecewa pasti tidak dapat dimaafkan. Kerap kali berbagai ucapan yang dipendam keluar bagai dentuman yang tak berujung. Mengenai siapa saja yang berada di dekatnya. Makhluk sekecil dan tidak bersalahpun jadi korban.
                Masalah yang semestinya merajalela jika sudah bermain kekeluargaan. Di lain sisi hanya ada satu rasa yang dapat menyembuhkan penyakit hati ini. Satu kata penuh makna dimana banyak orang gagal melakukannya. Satu kata dimana semua orang akan kembali pada porosnya dan damai huru hara akan tenang seketika. Mengalah. Silahkan mencoba.

Comments

  1. Emang g boleh asal ngucapin sumpah, tar ada mailakat lewat sumpahnya terbukti baru tau rasa!

    ReplyDelete

Post a Comment