#60 Realistis vs Impian

#18 Tentang Misterius

 Tentang Misterius



            Bagaimana rasanya menjadi pribadi yang acuh, dingin dan bodo amat terhadap sekitar. Itu menyenangkan. Awalnya. Kian hari kian terasa perbedaan yang amatir. Tentang kesendirian. Fana dalam setiap langkah yang tak berkutik. Semua orang mungkin menjauh, pergi, meninggalkan diri. Karena kesalahan diri sendiri.
            Sikap awal yang menjadi patokan ciri kepribadian seseorang. Mengapa diri ini, mungkin tak bisa menjawab. Kembali kepada keceriaan adalah hal yang tabu. Semua sudah lantas membenci. Semua mungkin tak percaya diri sudah berubah. Malah juga bersikap sebaliknya. Bodo amat terhadap diri.
            Sebisa mungkin harus punya keramahtamahan dalam hati. Jangan sungkan untuk bertegur sapa bila bertemu. Bibir kau gunakan untuk apa? Makan dan ngebacot doang? Senyumlah. Kau punya nilai plus untuk terlihat asyik. Asyik dalam mengobrol dan juga berteman. Ini memang susah. Sedikit. Tapi bila kau jalani, lama-lama menjadi terbiasa.
            Pasti hasilnya bagus. Kita dapat teman, mungkin hidup kita tidak sekedar hampa. Ada bahan untuk berbicara. Itu suatu hal yang asyik bukan. Daripada harus menjadi orang yang misterius. Sangat membosankan. Mungkin lingkungan sekitar bahkan tak peduli. Diri aja ga peduli. Jadi banyak nilai hubungan timbal balik disini.
            Ada peran untuk menjadi asing, bila lingkungan tidak mendukung. Ada peran untuk menjadi malaikat sewaktu-waktu. Bertahanlah. Kuatkanlah diri. Jangan pernah putus asa. Terpaut emosi dan harapan orang-orang yag berkuasa. Kita adalah kita. Ini punya kita. Kita harus bisa. Maju melangkah. Menembus sesuatu yang kuat. Meraih lalu terus menggenggamnya.

Comments